Tito
Vilanova sudah dipastikan sebagai pelatih Barcelona musim 2012/2013.
Banyak yang kemudian melacak sejarah mantan pemain Barcelona B ini.
Salah satu yang menarik, adalah ketika pemain bernama lengkap Francesc
Vilanova i Bayo ini harus datang ke Camp Nou berseteru dengan Barcelona
pada musim 1992/1993.
Karier
Tito Vilanova sebagai pemain, bukanlah sesuatu yang bisa dibandingkan
dengan Pep Guardiola. Ketika Pep menjadi tulang punggung The Dream Team
Barcelona pada awal 1990-an, Tito malah tak mampu menembus persaingan
ketat menuju tim senior Barcelona. Keputusan penting pun dibuat sang
gelandang bertinggi 178 cm. Ia hijrah ke Figueres, klub yang saat itu
berkutat di Segunda Division, selama dua musim sepanjang 1990-1992.
Bermain reguler untuk Figueres, tibalah kesempatan Tito untuk kembali
ke Primera Division. Bukan bersama mantan klubnya, melainkan dengan
Celta Vigo. Klub asal Vigo, Galicia, resmi mengontrak Vilanova sejak
musim 1992/1993.
Barangkali tidak akan ada yang memperhatikan
pertandingan Barcelona vs Celta Vigo pada pekan 16 musim tersebut.
Tanggal 3 Januari 1993, untuk pertama kalinya Tito kembali ke Camp Nou
dalam pertandingan Primera Division.
Duel Barcelona vs Celta
Vigo tanggal tersebut, akan menjadi partai klasik jika ditengok dari
kekinian. Barcelona menurunkan Andoni Zubizarreta, kiper yang kini
menjadi direktur sepakbola klub Catalan. Ada pula Pep Guardiola yang
kelak menjadi pelatih terbaik Barcelona sepanjang masa; setidaknya
hingga tiga tahun ke depan.
Di Celta Vigo, seorang pemuda
berusia 22 tahun sempat duduk di bangku cadangan. Namun, akhirnya
Vilanova muda menapaki rumput Camp Nou ketika menggantikan Francisco
Agirretxu di menit 58. Maka, terjadilah duel yang kini bisa disebut
sebagai “duel para petinggi Barcelona”.
Sayang, dalam
pertandingan tersebut, Vilanova tak bisa berbuat banyak. Klubnya kalah
2-0 lewat gol-gol Miguel Angel Nadal (36′) dan Richard Witschge (43′).
Selang dua tahun, Vilanova kembali datang ke Camp Nou bersama Celta
Vigo. Lagi-lagi ia turun sebagai pengganti. Dalam laga pekan 33 musim
1994/1995, Tito tampil menggantikan Juan Sanchez di menit 83.
Keadaan membaik karena Celta berhasil menahan imbang El Barca, yang
menurunkan banyak pemain cadangan, dengan skor 1-1. Sayang, kali ini ia
tidak lagi berduel dengan Pep dan Zubizarreta yang tidak ada dalam
daftar pemain yang diturunkan Johan Cruyff.
Kini, siapa yang
menyangka, pemain yang 19 tahun lalu datang dari bangku cadangan Celta
Vigo, menaklukkan Barcelona, klub yang tak pernah ditaklukkannya sebagai
pemain. Ya, dialah Tito Vilanova, pelatih Barcelona musim depan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar