.

Jumat, 15 Juni 2012

Ayah Messi: Komparasi Messi-CR7 Berefek Negatif

Ronaldo jadi cemoohan fans Denmark yang jadi lawan Portugal pada laga kedua Grup B Euro 2012, Rabu (13/6). Tiap kali CR7 menguasai bola, fans Denmark meneriakkan kata-kata mendukung Messi sebagai pemain terbaik dunia. Usai CR7 jadi permain terbaik dunia 2008, Messi menggasak trofi Ballon d’Or di tiga tahun berikutnya secara beruntun. Tak pelak, ini bikin CR7 naik pitam dan mengejek Messi. Tapi, ayah Messi, Jorge, bersikap bijak. Ia memilih untuk meredakan tensi antara putranya dengan CR7 ketimbang menambah panas situasi. Jorge menegaskan komparasi antara Messi dan CR7 justru berdampak negatif buat sepakbola sehingga harus segera dihentikan. Pembuktian siapa yang terbaik di dunia ditentukan dari penampilan di lapangan bukan dari publikasi di media atau iklan. “Messi punya mental juara. Itu tak akan berubah. Ia pernah dalam mood buruk setelah Barcelona disingkirkan Chelsea dari Champions League. Tapi, ia belajar dari kekalahan itu,” ujar Jorge kepada RAC1, Kamis (14/6). Ia meneruskan, “Komparasi Messi-CR7 terlihat buruk. Diskusi sejumlah orang di pers juga tak bagus karena itu berefek buruk (buat sepakbola). Kita tak meraih Ballon d’Or karena publikasi, tapi lantaran apa yang diraih di lapangan. Siapa pun yang layak meraih trofi itu pasti mendapatkannya. Tak peduli itu Messi, CR7, atau pemain lain.”Ronaldo jadi cemoohan fans Denmark yang jadi lawan Portugal pada laga kedua Grup B Euro 2012, Rabu (13/6). Tiap kali CR7 menguasai bola, fans Denmark meneriakkan kata-kata mendukung Messi sebagai pemain terbaik dunia. Usai CR7 jadi permain terbaik dunia 2008, Messi menggasak trofi Ballon d’Or di tiga tahun berikutnya secara beruntun. Tak pelak, ini bikin CR7 naik pitam dan mengejek Messi. Tapi, ayah Messi, Jorge, bersikap bijak. Ia memilih untuk meredakan tensi antara putranya dengan CR7 ketimbang menambah panas situasi. Jorge menegaskan komparasi antara Messi dan CR7 justru berdampak negatif buat sepakbola sehingga harus segera dihentikan. Pembuktian siapa yang terbaik di dunia ditentukan dari penampilan di lapangan bukan dari publikasi di media atau iklan. “Messi punya mental juara. Itu tak akan berubah. Ia pernah dalam mood buruk setelah Barcelona disingkirkan Chelsea dari Champions League. Tapi, ia belajar dari kekalahan itu,” ujar Jorge kepada RAC1, Kamis (14/6). Ia meneruskan, “Komparasi Messi-CR7 terlihat buruk. Diskusi sejumlah orang di pers juga tak bagus karena itu berefek buruk (buat sepakbola). Kita tak meraih Ballon d’Or karena publikasi, tapi lantaran apa yang diraih di lapangan. Siapa pun yang layak meraih trofi itu pasti mendapatkannya. Tak peduli itu Messi, CR7, atau pemain lain.”

Sikap Bungkam Barca Kecewakan Alves

Masa depan Alves di Barca jadi spekulasi dalam beberapa bulan terakhir. Konon, fullback Brasil ini dapat tawaran menggiurkan dari sejumlah tim, termasuk dari Manchester City dan Anzhi Makhachkala. Raksasa Rusia ini bahkan berani menyodori transfer senilai 40 juta euro dan gaji 15 juta euro per tahun. Spekulasi tak berhenti meski Alves berkali-kali menyebut ingin bertahan di Barca hingga kontraknya habis pada 2016. Kontan, situasi ini bikin bek berusia 29 itu frustasi. Ia pun mengungkapkan kekecewaan sekaligus kekesalannya terhadap sikap bungkam manajemen Barca. Tak ada satu pun petinggi Blaugrana yang bersuara untuk mengakhiri spekulasi penjualan Alves. “Satu-satunya hal yang mengganggu saya adalah tak ada orang dari klub (Barca) menampakkan diri dan mengatakan bahwa berita-berita soal transfer saya itu tak benar,” sebut Alves seperti dikutip Globesporte, Senin (11/6). Ia melanjutkan, “Situasi ini membuat saya mulai ragu apakah mereka (Barca) masih ingin saya tinggal. Mungkin mereka sedang menunggu dan melihat apa yang terjadi nanti. Saya ingin selalu jujur kepada klub. Saya ingin mereka memberitahu saya jika mereka masih ingin saya di sana atau tidak. “Saya sangat senang di Barca. Saya rasa hasil yang kami capai dalam beberapa tahun terakhir sangat positif. So, saya tak mau pergi sekarang. Tapi, jika mereka berpikir dengan alasan tertentu bahwa waktu saya di Barca telah selesai, saya harus menerimanya. Saya tetap akan berterimakasih kepada mereka atas kesempatan yang mereka berikan untuk jadi bagian dari klub hebat ini dan salah satu tim terbaik dalam sejarah.” Sejak dibeli dari Sevilla pada 2008, Alves telah 131 tampil bersama Barca. Ia jadi salah satu pilar yang membantu pasukan Pep Guardiola meraih 3 title La Liga, 2 trofi Copa del Rey, dan 2 trodi Champions League.

Kamis, 07 Juni 2012

Villa Siap Sambut Jordi Alba di Camp Nou

BARCELONA – David Villa mengungkapkan siap menyambut kedatangan rekan setimnya di Valencia, Jordi Alba. Saat ini, Alba tengah dikabarkan menjadi incaran Barcelona untuk didatangkan ke Camp Nou musim mendatang. Villa menyanjung performa Alba yang menunjukkan peningkatan di beberapa musim terakhir. Dia sangat berharap kedua klub dapat menyelesaikan proses negosiasi tersebut secepatnya. Menurutnya, Alba merupakan pemain muda yang hebat dan bertalenta. “Alba adalah teman baik saya. Dia memiliki karier yang spektakuler. Tidak hanya Barcelona yang ingin memilikinya, namun setiap klub ingin merekrutnya,” ujar Villa, seperti dilansir Goal, Rabu (6/6/2012). “Anda selalu menginginkan untuk memiliki pemain seperti Alba. Dia memiliki fleksibilitas yang luar biasa. Dia juga memiliki kondisi fisik yang menakjubkan,” lanjutnya. Kabar menyebutkan, Barcelona belum mencapai kesepakatan harga untuk mendatangkan pemain berusia 23 tahun itu. Sementara itu, Alba juga dikabarkan menjadi bidikan AC Milan, Napoli, dan Manchester United.